Jumat, 25 Februari 2011

Shalat Subuh Berjamaah

Seperti shalat fardu lainnya,  shalat subuh pun sebaiknya dilakukan secara berjamaah di masjid terutama bagi kaum laki-laki.  Sedangkan bagi kaum hawa,  shalat fardu ataupun shalat sunat sebaiknya dilakukan di rumah saja.
Untuk melakukan shalat subuh berjamaah,  sama dengan shalat fardu lainnya,  terlebih dahulu harus mengetahui syarat shalat berjamaah.  
SelengkapnyaShalat Subuh Berjamaah

Kamis, 24 Februari 2011

Waktu Shalat Subuh

Awalnya waktu shalat subuh adalah terbitnya fajar shodiq,  sedangkan akhirnya adalah ketika terbit matahari.  Yang dinamakan fajar shodiq adalah seberkas cahaya yang memanjang yang berada di sekitar ufuk/langit sebelah timur yakni tempat di sekitar matahari akan terbit.  Selain fajar shodiq,  ada juga yang dinamakan fajar kadzib,  yaitu seberkas cahaya yang memanjang dari sebelah timur langit ke arah tengah langit.  Biasanya terbitnya fajar kadzib diikuti oleh menghilangnya cahaya tersebut,  selanjutnya diikuti oleh terbitnya fajar shodiq.
Terdapat perbedaan pendapat para ulama maghrib tentang penentuan awal waktu shalat subuh yang benar secara syar'i,  mengingat umumnya banyak negara membuat jadwal waktu shalat berdasar waktu falaqi.  Untuk mengetahui masalah ini,  silahkan download ebooknya di sini.

Waktu shalat subuh terbagi menjadi 6 bagian.
  1. Waktu fadhilah,  yaitu awal waktu subuh sekiranya hanya cukup untuk shalat subuh dan shalat sunat.
  2. Waktu ikhtiyar yaitu habisnya waktu fadilah sampai suasana mulai terang.
  3. Waktu jawaz bilakarohah yakni dari habisnya waktu ikhtiyar sampai tampaknya warna cahaya kemerah-merahan.
  4. Waktu jawaz bikarohah yakni dari tampaknya warna merah sampai mulai terbitnya matahari.
  5. Waktu haram yaitu waktu yang tidak cukup untuk melakukan shalat secara keseluruhan,  melainkan hanya cukup untuk satu rakaat saja.
  6. Waktu darurat adalah waktu yang hanya cukup untuk membaca takbiratul ihram saja.

SelengkapnyaWaktu Shalat Subuh

Rabu, 23 Februari 2011

Qunut Shalat Subuh

Qunut shalat subuh hukumnya sunat ab'adl dibaca pada rakaat ke dua setelah i'tidal.  Karena termasuk dalam kategori sunat ab'adl,  maka jika kita tidak membaca qunut subuh dikarenakan lupa ataupun sengaja,  maka disunatkan melakukan sujud sahwi.  Sujud sahwi dilakukan sebanyak dua kali setelah membaca tasyahud akhir dan sebelum salam.
Bacaan qunut shalat subuh yang umum dibaca ada 2 jenis,  yaitu qunut Nabi dan qunut Umar.  Berikut bacaan qunut Nabi yang pada umumnya dibaca oleh umat Islam,  yakni berdasarkan riwayat Imam Hakim dari Abu Hurairoh.

اللهم اهدني فيمن هديت وعافني فيمن عافيت وتولني فيمن توليت وبارك لي فيما اعطيت وقني برحمتك شر ما قضيت فانك تقضي ولا يقضى عليك وانه لا يذل من واليت ولا يعز من عاديت تباركت ربنا وتعا ليت فلك الحمد على ما قضيت استغفرك واتوب اليك وصلى الله على سيدنا محمد النبي الا مي وعلى اله وصحبه وسلم


Transliterasi
Allohummah dinii fiiman haadait,  wa 'aafinii fiiman 'aafait,  wa tawallanii fiiman tawallait,  wa baarik lii fiima a'thoit,  wa qinii birohmatika syarro maa qodloit,  fainnaka taqldii walaa yuqdloo 'alaik,  wa innahuu laa yadzillu man waalait,  walaa ya'izzu man 'aadait,  tabaarokta robbanaa wa ta'aalait,  falakal hamdu 'alaa maa qodloit,   astaghfiruka wa atuubu ilaik,  wa shollallohu 'alaa sayyidinaa muhammadin nabiyyil ummiyyi,   wa 'alaa aalihi washohbihii wasalaam.

Artinya
Ya Alloh berilah kami petunjuk beserta orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk, berilah kami keselamatan beserta orang-orang yang telah Engkau beri keselamatan,  peliharalah kami dari dosa beserta orang-orang yang telah Engkau pelihara,  berilah kami keberkahan terhadap nikmat yang telah Engkau berikan,  peliharalah kami dari buruknya qodlo,  maka sesungguhnya Engkau yang memberi keputusan dan tak akan ada yang memberi keputusan atas-Mu,  sesungguhnya tak akan ada yang menghinakan orang yang Engkau mulyakan,  dan tak akan yang mengagungkan orang yang Engkau hinakan,  Maha Suci Engkau Tuhanku dan Maha Luhur,  milik Engkau-lah segala puji terhadap apa yang Engkau putuskan,  kami mohon ampun dan bertaubat kepada-Mu,  sholawat dan salam semoga tercurah selalu kepada penghulu kami,  Nabi Muhammad yang ummi,  juga kepada keluarga beserta sahabatnya.

SelengkapnyaQunut Shalat Subuh

Niat Shalat Subuh

Lafazh atau bacaan niat shalat subuh hukumnya sunat.  Bacaan dibawah ini dibaca sebelum takbiratul ihram sebagai sarana pembantu dalam melakukan niat dengan hati.  Karena niat shalat yang wajib hanyalah di dalam hati bukan sekedar ucapan atau bacaan saja.

Berikut ini,  bacaan niat sholat subuh :

اُصَلِّي فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءًا مَأمُوْمًا اِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى اَلَّلهُ اَكْبَرُ


Transliterasi:
Ushollii fardlos shubhi rok'atayni mustaqbilal qiblati adaa-an (ma-muuman/imaaman) lillaahi ta'aalaa.  Alloohu akbar.

Artinya :
Aku niat melakukan shalat fardu subuh 2 rakaat,  dengan menghadap qiblat,  saat ini,  (dengan manjadi ma'mum/imam),  ikhlas karena Allah Yang Maha Luhur.  Allah Maha Besar

Lafadz مَأمُوْمًا dibaca ketika kita sedang shalat berjamaah dengan posisi sebagai ma'mum,  sedangkan lafadz اِمَامًا dibaca ketika posisi kita sebagai imam.  Jika shalat kita sendirian atau munfarid maka lafadz مَأمُوْمًا اِمَامًا tidak dibaca.


SelengkapnyaNiat Shalat Subuh

Selasa, 22 Februari 2011

Bacaan Shalat Subuh

Bacaan shalat subuh,  sama halnya dengan bacaan shalat fardu lainnya.  Bacaan yang wajib dibaca termasuk dalam kategori rukun qouli seperti takbiratul ihram,  fatihah,  tasyahud dan salam,  sedangkan bacaan yang lainnya hukumnya sunat seperti baca surat pendek dan iftitah.

Yang berbeda dengan shalat fardu lainnya adalah bacaan niat shalat subuh dan adanya bacaan qunut shubuh.  
SelengkapnyaBacaan Shalat Subuh

Tata Cara Shalat Subuh

Tata cara shalat subuh,  tidak ada perbedaan yang mencolok dengan shalat fardu lainnya,  baik dari segi gerakan maupun bacaan.  Yang membedakan sholat subuh dari shalat fardu lainnya adalah waktu pengerjaan,  jumlah rakaat,  niat shalat,  tidak adanya tasyahud awal dan adanya qunut subuh.

Seperti yang telah maklum,  shalat subuh dimulai dengan niat yang dibarengi dengan takbiratul ihram,  membaca fatihah,  ruku,  i'tidal,  sujud,  duduk antara dua sujud,  sujud ke dua,  kembali lagi berdiri dan melakukan gerakan seperti tadi,  tanpa harus niat lagi.  Cuma pada rakaat kedua,   ditambahi dengan membaca qunut subuh, sesudah i'tidal sebelum sujud.  Selanjutnya pada rakaat kedua setelah sujud ke dua diteruskan dengan membaca tasyahud akhir diakhiri dengan membaca salam.


SelengkapnyaTata Cara Shalat Subuh

Senin, 21 Februari 2011

Sholat Subuh

Setiap muslim tahu,   sholat subuh merupakan salah satu dari shalat fardu yang mesti dilakukan setiap hari oleh kaum muslimin yang telah memenuhi syarat.
Tidak ada perbedaan yang mencolok antara shalat subuh dengan shalat fardu lainnya,   dari segi bacaan ataupun tata cara/gerakan.  Yang membedakan hanyalah waktu shalat,   jumlah rakaat,   niat shalat dan penambahan qunut shubuh pada rakaat terakhir sebelum sujud pertama dari sholat subuh.


SelengkapnyaSholat Subuh